Mengintip Kemewahan dan Kecanggihan Mercedes-Benz EQS

Mengintip Kemewahan dan Mercedes-Benz EQS mulai berani buka identitasnya. Sedan listrik kelas tinggi ini tidak cuman tawarkan kenyamanan dan kemewahan tetapi juga tehnologi yang serbacanggih.

Bahkan juga, bisa jadi EQS lebih luar biasa dari Sonderklasse konservatif. Lumayan kuat dipercaya jika EQS akan diberi segudang pengembangan. Dari keberadaannya saja telah dapat dibaca. Mengintip Kemewahan dan

Dia siap bawa rancang bangun modular khusus barisan kendaraan bertenaga listrik untuk pertama kali ke pasaran.

Ialah Electric Vehicle Architecture (EVA), pembuat diferensiasi besar dari seri konservatif – tidak seperti anggota yang sekarang ini telah tiba seperti EQC dan EQA.

Dibalik basis itu juga bermacam inovasi tehnologi dan kehebatan diekspektasikan memeriahkan si sedan flagship. Banyak kedahsyatan dapat ditunggu.

Walau demikian, minimum beberapa peralatan telah diterangkan melalui teaser video vertikal yang baru saja ini mereka upload. Diantaranya ialah Torque Shift.

Torque Shift sendiri adalah perangkat bagi jatah pengiriman di ke tiap kutub roda bergantung beberapa faktor. Usaha menyajikan pengiriman daya paling maksimal bergantung dinamika mengemudi.

Semuanya terwujud berdasar penghitungan Central Powertrain Controller (CPC) sebagai otak pandai EQS. Gampangnya, membuat arah kelokan lebih akurat sekalian meminimalkan selip seperti input dari sopir.

Kemungkinan lebih fleksibel daripada torque vectoring dan kabarnya membuat EQS menjadi lebih luar biasa dari saudara satu kelas di ranah konservatif.
Bukan omong kosong semata, pabrikasi sendiri yang mengakui hal tersebut. Bahkan juga dipresentasikan presenter Felix Smith bersama chief engineer Mercedes EQ eDrive, Eva Greiner.
Testnya terwujud pada circuit tertutup pabrikasi di Immendingen, Jerman, memperbandingkan handling EQS dengan S-Class Coupe lansiran 2017 di trek basah.
Entahlah trick marketing ataulah bukan, tetapi mereka seakan membuat malu kompetensi handling S-Class Coupe – kemungkinan tidak jadi permasalahan ingat dia ditegaskan mangkir masuk Sonderklasse angkatan W223.
Tanpa Torque Shifting, S-Class Coupe seolah alami kesusahan saat melewati kelokan licin. Lain narasi pada EQS, disebutkan memberi keyakinan saat dibawa menikung.
Ada ketidaksamaan besar, menempel kuat ke atas tanpa persoalan bermakna. Ini juga terang berpengaruh pada keselamatan mengemudi khususnya saat meluncur kuat di jalan basah.
Well, jika betul begitu bermakna mereka penuhi janji EQS Concept sekian tahun lalu. Pernah disebut akan menggendong mekanisme pendorong empat roda lengkap kekuatan distribusi torsi faktor di tiap kutub untuk memberi perform
dan keselamatan tinggi.
Dalam video teaser seputar 7 menit itu juga diterangkan EQS menggendong feature Eco-Assist. Adalah kekuatan mengemudi secara prediktif untuk tingkatkan efektivitas.
Dia mampu ketahui keadaan jalan di depan berikut rambu batasan kecepatan. Dari bermacam patokan, mekanisme lalu merekomendasikan sopir
untuk melepaskan injakan akselerator agar meluncur bebas (coasting) atau malah menghela kecepatan untuk pergantian energi.
Segi futuristis yang canggih lain juga pernah diperkenalkan awalnya. Ialah paket mekanisme infotainment MBUX namanya Hyperscreen.
Terbagi dalam formasi tiga monitor OLED, terpadu pada sebuah panel kaca utuh yang menghampar dari segi ke segi. Perlihatkan supremasi di dashboard sambil tawarkan kecerdasan mekanisme multimedia MBUX.
Kepentingan design nampaknya pabrikasi masih tutup kuat lenggokan EQS dengan jubah penyamaran. Belum ingin memperlihatkan lenggokan badan.
Walau demikian, minimum telah dijumpai si sedan EV flagship pabrikasi merujuk perancangan ide awalnya yang demikian futuristis. Profilnya condong membulat dan benar-benar tidak bawa gantengg aristokrat mode tradisionil.
Sampai sekarang ini belum tahu tentu kapan EQS akan lakukan kiprahnya secara sah. Tetapi dapat ditegaskan – jika tidak ada halangan – Mercedes-Benz akan lakukan eksekusi tahun ini.
Kita nantikan saja. Untuk menyembuhkan rasa ingin tahu, beberapa saat kedepan besar kemungkinan bakal ada lanjutan dari teaser EQS.