Kaca Film Punya Peran Penting Saat Musim Hujan, Simak Tips Pemilihan dan Perawatannya

Pengendara mobil harus Pengendara mobil harus tingkatkan kesiagaan saat mengemudi saat hujan. Masalahnya keadaan jalan yang relatif licin, visibility sopir menyusut karena siraman air hujan.
Kecuali ban dan wiper, elemen lain pada mobil yang perlu jadi perhatian saat musim penghujan semacam ini ialah kaca film. Penyeleksian kaca film yang pas dipandang sanggup kurangi kekuatan kecelakaan karena masalah visibility. Pengendara mobil harus
Billy Susanto sebagai Head of Aftersales PT. V-KOOL Indo Lestari menyebutkan, memerhatikan masalah visibility benar-benar lah penting sebab ini yang membuat pengendara dapat konsentrasi dalam mengemudi.
“Jika visibility tidak baik, karena itu automatis membuat kesiagaan mengemudi akan menyusut,” jelas Billy dalam info resminya.
Dia juga memberi sedikit trik dan tips berkaitan penyeleksian dan perawatan kaca film mobil. Saat sebelum masuk di penjelasan berkenaan penyeleksian dan perawatan kaca film, dianya mewanti-wanti berkenaan keadaan kaca mobil tersebut.
“Yakinkan kaca mobil tidak berembun saat mengemudi saat hujan,” ucapnya.
Dianya menerangkan, kaca mobil yang berembun saat hujan bisa mengusik penglihatan sopir dan bisa berpengaruh bahaya. “Mengakibatkan penglihatan jadi kabur hingga Anda susah menyaksikan secara jelas dan mempunyai potensi menubruk,” tutur Billy.
Menurut dia, AC yang tidak bisa berpijar dengan optimal membuat temperatur kabin jadi sedikit lebih hangat daripada temperatur luar hingga embun menyelimutinya kaca dalam.
Bila keadaannya semacam ini, dianya merekomendasikan supaya pemilik mobil selekasnya lakukan perawatan atau pembaruan supaya embun di kaca tidak lagi tampil.
“Kerjakan pergantian karet wiper yang telah getas atau benahi AC jika hembusannya telah kurang sejuk,” terangnya.
Dia mengingati untuk jaga keadaan kabin mobil supaya selalu bersih dan kering dengan bersihkan karpet dek mobil dengan teratur dan janganlah lupa dijemur sepanjang beberapa saat.
“Karpet yang cukup basah mengakibatkan udara di kabin turut lembab. Ini menjadi salah satu pemicu timbulnya embun di kaca,” paparnya.
Masalah penyeleksian kaca film, Billy merekom
endasikan supaya pilih kaca film berkualitas dengan tingkat kegelapan tidak lebih dari 40 % untuk kaca depan.
“Pemakaian kaca film dengan kegelapan di atas 40 % dapat kurangi penglihatan terlebih bila malam hari dan ataudi saat hujan,” ucapnya.
V-Kool sendiri mempunyai produk untuk kaca film dengan detail semacam ini. Disebut kaca film V-Kool adopsi tehnologi spectrally selektif yang sanggup melanjutkan sinar terlihat (Visible Light Transmission) dan menampik cahaya infra merah dan ultra violet lebih dari 99 %.
Dengan tehnologi ini, kaca film dengan tehnologi itu sanggup menampik panas dengan baik sekali walau berpembawaan bening.
Berkenaan perawatan kaca film, Billy menyebutkan tidak lah susah dan cukup membersihkannya secara teratur. Tidak diperlukan cairan khusus, pasalnya dengan cairan khusus yang mengandung zat tertentu malah mempunyai potensi menghancurkan kaca film.
“Seharusnya membersihkan saja memakai air biasa. Jika ada bintik, dapat dibasahkan sama air lalu dilap sampai bersih dan kering,” ucapnya.
Penyeleksian lap yang pas pantas jadi perhatian, sebab seharusnya memakai lap yang halus dan bersih tertentu dan tidak sama yang dipakai untuk bersihkan sisi bo
dy mobil.